Hubungkan Teknologi Sederhana Tepat Guna dengan Masyarakat Daerah Terpencil

Teknologi sederhana tepat guna seperti lampu bertenaga surya, saringan air, dan kompor hemat bahan bakar sangat dibutuhkan di negara berkembang.

Proyek 22.4% terdanai
40 orang telah memberi donasi sebesar 19,102,846 IDR
d.light S300
Lampu bertenaga surya
  • Menghasilkan paparan cahaya yang luas, menerangi seluruh ruangan
  • Tahan hingga 16 jam pada pemakaian sangat terang atau 100 jam pada pemakaian mode lampu tidur
  • Tahan banting dan bisa dibawa kemana-mana
  • Lebih terang, lebih praktis, lebih hemat, dan lebih aman 
Teknologi ini memiliki empat setelan penerangan yang dapat menyediakan 16 jam cahaya terang dan 100 jam cahaya redup (lampu tidur)
Nazava Bening 1
Filter air
  • Menghilangkan bakteri, virus, dan parasit 
  • Rasa air yang menyegarkan dan tidak berbau
  • Mudah dipasang dan digunakan 
  • Terjangkau dan lebih hemat 
Nazava Bening 1
Prime Square
Kompor Biomassa
  • Menghasilkan api yang stabil, memasak jadi lebih cepat 
  • Tanpa asap, tanpa resiko meledak 
  • Mudah digunakan, tanpa minyak tanah dan gas 
  • Lebih hemat biaya 
 The Prime Square Fuelwood Cookstove

Tantangan: 

Lampu bertenaga surya: Hampir 1,2 triliun orang tidak memiliki akses terhadap sambungan listrik dan bergantung pada lampu minyak tanah yang mahal dan berasap sebagai penerangan. Sebaliknya, lampu bertenaga surya memberikan cahaya yang bersih, terang, dan aman; meningkatkan kesehatan pernapasan, mengurangi kelelahan mata akibat cahaya redup, dan menghemat pengeluaran.

Saringan air bersih: Merujuk pada World Health Organisation, 1,4 juta anak meninggal setiap tahunnya karena diare, yang sebenarnya dapat dihindari dengan menyediakan akses terhadap air bersih. Teknologi saringan air dapat menyediakan air minum yang aman; mencegah penyakit yang disebabkan oleh konsumsi air yang tidak bersih dan dapat menjadi solusi berkelanjutan karena masyarakat tidak perlu lagi membeli air dalam kemasan.

Kompor hemat bahan bakar: Tiga miliar penduduk dunia masih menggunakan tungku tradisional untuk memasak dan menghangatkan rumah; menggunakan batu bara dan bahan bakar biomassa (kayu bakar, sisa kotoran hewan, dan sisa hasil panen) sebagai bahan bakar utama. Sayangnya, tungku tradisional merupakan penyebab polusi asap dalam ruangan yang dapat berujung pada kematian. Sementara itu, kompor biomassa yang dapat menghemat hingga 60% penggunaan bahan bakar jika dibandingkan dengan tungku tradisional, dapat mengurangi polusi hingga 70%, menjadikan kompor ini lebih aman untuk digunakan sehari-hari.

Bagaimana kami dapat membantu: 

Melalui teknologi sederhana tepat guna, keluarga dapat menghemat waktu dan uang, meningkatkan keamanan dan kesehatan keluarga, mengurangi beban lingkungan, serta membuka kesempatan ekonomi. Donasi Anda akan digunakan untuk proyek distribusi teknologi berikutnya yang akan segera kami publikasikan untuk proses penggalangan dana.

Siapa yang sedang kami bantu: 

Kami akan membantu keluarga yang tinggal di daerah terpencil yang telah diidentifikasi oleh mitra lokal kami yang berada di Indonesia, India, Nepal, Kamboja, Laos, dan Timor-Leste.

Distribusi: 

Mitra lokal kami menggunakan beragam cara untuk mendistribusikan teknologi: menjual teknologi dengan harga yang terjangkau, menggunakan skema pembayaran yang mudah dipahami, menawarkan untuk menyewakan teknologi, atau mengembangkan sistem dimana masyarakat dapat menyewa teknologi dalam waktu tertentu untuk kemudian dapat memilikinya.

Pada beberapa situasi seperti bencana alam atau proyek pendidikan dan kesehatan, kami mendistribusikan teknologi secara cuma-cuma.

Jangka Waktu Proyek: 
Enam bulan
Informasi Penggalangan Dana: 

Anggaran proyek ini memuat biaya yang umum diperlukan untuk mendistribusikan teknologi dan donasi Anda akan dialokasikan ke proyek distribusi teknologi berikutnya, mengingat saat ini tidak ada proyek spesifik yang sedang menjalani proses penggalangan dana. Proyek distribusi teknologi ini akan mendistribusikan salah satu teknologi yang ada di dalam katalog teknologi ke salah satu lokasi proyek Kopernik.

Biaya Proyek: 
Jenis BiayaDeskripsi BiayaJumlah Biaya SatuanKuantitas BiayaJumlah Biaya
Produk - d.light S300
Biaya pembelin teknologi, termasuk biaya kirim dan pajak bea cukai
383,969 IDR
30
47,863,145 IDR
Produk - Nazava Bening 1
Biaya pembelin teknologi, termasuk biaya kirim dan pajak bea cukai
191,320 IDR
30
5,739,589 IDR
Produk - Prime Square Fuelwood Biomass Cookstove
Biaya pembelin teknologi, termasuk biaya kirim dan pajak bea cukai
505,222 IDR
30
15,156,663 IDR
Biaya transfer antarbank
1,994,298 IDR
1
1,994,298 IDR
Biaya pemrosesan pembayaran
Rata-rata 3.3% berdasarkan ukuran proyek dan rata-rata jumlah donasi
3,537,751 IDR
Biaya administrasi
Biaya uji kelayakan, monitoring, percetakan & administrasi
11,143,737 IDR
TOTAL
85,435,049 IDR
Fluktuasi konversi mata uang dan biaya pengiriman dapat mengubah jumlah unit teknologi yang kami kirimkan untuk proyek ini

Terima kasih banyak dari Kopernik untuk 40 orang yang telah mendonasi sebanyak 19,102,846 IDR