Albertina & Her Children - Atauro Island, Timor-Leste

Impact Story
Albertina dan Anak-anaknya – Pulau Atauro, Timor-Leste

" Kami menggunakan pengaturan cahaya terkecil hingga makan malam siap, kemudian mengubahnya ke pengaturan cahaya yang lebih besar sehingga seluruh anggota keluarga dapat makan dengan cahaya yang terang "

Albertina

Suami Albertina telah meninggal sehingga dia membesarkan ketiga anaknya sendiri, dengan bantuan dua saudara perempuan yang tinggal dengannya. Albertina mendapatkan penghasilan dari bertani.

Sebelumnya, dia menggunakan bensin untuk pencahayaan dan menghabiskan Rp30.000 – Rp45.000 per minggu untuk membeli bahan bakar. Sekarang dengan lampu tenaga surya d.light, dia tidak perlu membeli bahan bakar lagi. Dia menyukai lampu tenaga surya ini karena dapat menerangi seluruh ruangan pada malam hari dan dia dapat membawanya kemana pun.

Albertina berkata bahwa mereka menggunakan pengaturan cahaya terkecil hingga makan malam siap kemudian mengubahnya ke pengaturan cahaya yang lebih besar sehingga seluruh anggota keluarga dapat makan dengan cahaya yang terang. Pengaturan cahaya yang terang tetap digunakan selama satu hingga dua jam untuk anak-anak belajar. Albertina sangat menyukai pengaturan tingkat cahaya yang bervariasi pada d.light dan penerangan yang dapat bertahan lama hanya dengan sekali pengisian. Walaupun Albertina tidak memiliki telepon genggam sendiri, anak perempuannya menggunakan lampu itu untuk mengisi baterai telepon genggamnya sekali atau dua kali seminggu