Manuel & Family - Atauro Island, Timor-Leste

Impact Story
Manuel & Keluarga – Pulau Atauro, Timor-Leste

" Memang sulit bagi kami untuk mengumpulkan uang dan membeli lampu tenaga surya d.light S250, namun semua usaha itu sepadan dengan manfaat yang kami dapatkan. "

Manuel

Manuel adalah nelayan yang hidup dengan keluarganya di desa Makili, Pulau Atauro, Timor-Leste. Keluarganya terbiasa bergantung pada lampu minyak tanah untuk pencahayaan dan menghabiskan Rp15.000 untuk membeli satu liter bensin setiap minggunya. Jika tidak ada minyak tanah yang tersedia, atau keluarga Manuel tidak dapat membelinya, mereka harus melewati malam tanpa pencahayaan sama sekali. Bahkan jika mereka memilikinya, mereka tak banyak menggunakannya untuk menghemat uang. Sangat sulit bagi anak-anaknya untuk belajar dan Manuel bekerja di malam hari mempersiapkan jaring ikan untuk keesokan hari. Jika anak-anaknya menggunakan lampu minyak tanah untuk belajar, keesokan paginya mereka akan mendapatkan bekas hitam di sekitar hidung mereka karena menghirup asap bensin. Mereka terbiasa menyimpan bensin di botol air kosong dan Manuel pernah meminumnya secara tidak sengaja.

Manuel berkata bahwa sulit baginya untuk mengumpulkan uang sebesar Rp125.000 untuk membeli lampu tenaga surya d.light S250, namun semua usaha itu sepadan dengan manfaat yang didapat. Manuel sangat menyukai pengaturan cahaya yang terdapat pada d.light dan mendapatkan penerangan gratis sepanjang malam sehingga dia bisa mempersiapkan jaring ikannya dan anak-anaknya dapat belajar dengan pencahayaan yang terang dan bersih. Alasan terbesarnya untuk membeli lampu tenaga surya ini adalah supaya anak-anaknya bisa belajar di malam hari dan mendapatkan penerangan yang sehat bagi keluarganya.