Yohana Maren - Yembesser Village, Raja Ampat, Indonesia

Impact Story
Yohana Maren - Desa Yembesser, Raja Ampat, Indonesia

" Karena d.light S20 adalah lampu portabel, saya dapat membawanya kemana saja. Kapanpun saya membutuhkan penerangan lebih untuk menenun, saya tinggal menggesernya lebih dekat. Baterai yang digunakan juga bertahan sangat lama, saya hanya perlu meletakkannya dibawah sinar matahari sepanjang siang agar dapat menggunakannya di malam hari. "

Yohana

“Saya sempat memilki rumah di atas tanah, tetapi erosi pantai menghancurkannya, sekarang saya lebih memilih untuk tinggal secara tradisional di rumah kayu di atas laut,” ujar Yohana, 74 tahun, saat menyambut kami ke rumahnya. “Walaupun saya tidak bisa tinggal di sebuah bangunan, ini sudah lebih dari cukup, dan lebih aman bagi keluarga saya.” Ia menunjuk ke sebuah jembatan yang menghubungkan rumahnya ke pantai. “Hati-hati jika berjalan di jembatan, jembatan itu tidak dipaku dengan baik!”

Di dalam rumah kecil itu terdapat tiga generasi: anaknya yang sudah dewasa, dengan anak-anaknya, mereka masih tinggal bersama Yohana. Disamping menjadi nenek yang baik, Yohana juga membantu perekonomian keluarga dengan membuat tas anyaman dari bahan-bahan alami. Ia menjual tas-tas itu seharga Rp 50.000, dan tiap minggunya ia dapat membuat tiga hingga empat buah tas. pemasukan ini sangat berharga bagi keluarganya.

Yohana baru saja membeli lampu tenaga surya d.light S20 dari Tech Kiosk milik Pak Makusi di Pulau Gam. “Ketika saya harus bekerja di malam hari, saya membutuhkan penerangan lebih. Karena d.light S20 adalah lampu portabel, saya dapat membawanya kemana saja. Kapanpun saya membutuhkan penerangan lebih untuk menenun, saya tinggal menggesernya lebih dekat. Baterai yang digunakan juga bertahan sangat lama, saya hanya perlu meletakkannya dibawah sinar matahari sepanjang siang agar dapat menggunakannya di malam hari. Menggunakan lampu ini sangat menghemat uang dibandingkan dengan menggunakan generator dan bahan bakarnya,” tutur Yohana.