Depot Desa

Meningkatkan Pendapatan Petani

Inisiatif terbaru Kopernik, Depot Desa, berupaya untuk memberikan kesempatan ekonomi yang lebih besar bagi para petani skala kecil, melalui fasilitas pengolahan hasil pertanian yang dapat meningkatkan nilai jual hasil panen. Depot Desa juga memberikan kesempatan bagi para petani untuk terhubung langsung dengan para pembeli di luar para tengkulak yang sering menetapkan harga sangat rendah dalam proses jual-beli.

TANTANGAN

Tujuh puluh delapan juta penduduk Indonesia (hampir 30% dari keseluruhan) berprofesi sebagai petani yang mengolah lahan seluas kurang dari setengah hektar. Para petani ini memproduksi beragam jenis komoditi pangan: padi, singkong, jagung, kemiri, pisang, mangga, dan nanas, menjadikan Indonesia sebagai salah satu dari sepuluh negara penghasil komoditas pangan terbesar di dunia.

Meskipun demikian, petani Indonesia menerima pendapatan yang sangat rendah dari penjualan hasil tani, menjadikan mereka masyarakat yang tidak sejahtera. Sering kali, mereka menjual hasil panen yang belum diolah dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan hasil panen yang sudah diolah: buah kering atau kacang mete yang telah dikupas dan siap untuk dikemas dan dikonsumsi.

Kami menemukan dua hal yang menyebabkan petani tidak memproses hasil tani mereka:

  1. tidak memiliki akses terhadap teknologi pengolahan hasil tani yang dapat meningkatkan harga jual, dan
  2. terbatasnya akses kepada pembeli lain. Sebagian besar petani menjual hasil tani mereka kepada tengkulak dengan daya tawar rendah.

Beberapa petani telah mencoba untuk mengolah hasil taninya sendiri, namun mereka menggunakan metode pengolahan tradisional yang memakan waktu lama dan menghasilkan produk berkualitas rendah sehingga harganya pun juga rendah.

BAGAIMANA KAMI DAPAT MEMBANTU

Saat ini, Kopernik bekerja sama dengan para petani di Tabanan (Bali) dan Adonara (Nusa Tenggara Timur). Pada dua lokasi tersebut, kami mengumpulkan beberapa teknologi pemrosesan hasil tani yang sesuai kebutuhan ke dalam satu lokasi yang dapat didatangi oleh para petani. Teknologi-teknologi ini dapat dimanfaatkan petani dengan membayar sedikit biaya harian untuk mengolah hasil tani menjadi produk yang bernilai lebih tinggi. Saat ini, kami berfokus pada pengolahan kacang mete, sorghum, kelapa, dan cokelat.

Ketika diperlukan, kami akan menyediakan teknologi pertanian bertenaga DC yang menggunakan energi bersih untuk mengurangi dampak penggunaannya terhadap lingkungan.

BAGAIMANA ANDA DAPAT MEMBANTU?

Saat ini, kami sedang menggalang dana untuk mendukung beberapa proyek eksperimen yang tergabung dalam inisiatif Depot Desa ini. Proyek ini bertujuan untuk menguji solusi sederhana dalam menyelesaikan masalah ketahanan pangan dan peningkatan pendapatan petani.