Alternatif Pakan Ternak Berkelanjutan: Larva Lalat Tentara Hitam

Kami bereksperimen dengan larva lalat tentara hitam atau black soldier fly (BSF), sebagai alternatif pakan bebek yang efektif.

Larva Lalat Tentara Hitam
Makanan hewan
  • Kaya dengan nutrisi penting
  • Cara yang efisien untuk mengolah limbah organik
BSF is appropriate as animal feed during the larvae and pre-pupae period

Dana untuk proyek ini telah terpenuhi.
Terima kasih untuk semua yang telah berkontribusi.

Tantangan: 

Peternak bebek di Klungkung dan Tabanan, Bali menghadapi kesulitan dalam menemukan alternatif untuk pakan ternak mereka. Pakan bebek yang mereka gunakan saat ini yang adalah campuran kulit padi dan konsentrat dinilai bermasalah karena dua alasan utama:

  • Peternak bebek dengan skala besar di Bali tidak mampu memproduksi kulit padi dan konsentrat mereka sendiri. Akibatnya, mereka harus membeli pakan tersebut dari pemasok di luar wilayah Bali. Hal ini mengakibatkan para peternak bebek rentan terhadap persediaan pakan yang tidak konsisten, biaya pengiriman yang mahal, dan fluktuasi harga ketika adanya gangguan persediaan.

  • Mahalnya harga kulit padi dan konsentrat mempengaruhi keuntungan peternakan mereka. Satu karung konsentrat seberat 50 kilogram memiliki kisaran harga sekitar Rp 385.000 atau Rp 7.600 per kilo, sementara satu kilogram kulit padi berharga Rp 4.000. Rata-rata, setiap peternak bebek di Klungkung memiliki 3.000 ekor bebek yang dikembangbiakkan untuk daging dan telur mereka. Bebek dalam jumlah sebesar ini membutuhkan 100 kilogram konsentrat dan 300 kilogram kulit padi per harinya, yang total biayanya hampir mencapai Rp 2.000.000 per hari.

Untuk mengatasi tantangan ini, dibutuhkan perbaikan pasokan pakan bebek di Bali dengan cara memperkenalkan produk yang diproduksi secara lokal, memiliki harga terjangkau, dan berkelanjutan.

Apa yang ingin kami uji coba: 

Larva lalat tentara hitam adalah jenis serangga yang tidak berbahaya dan umum ditemukan di daerah beriklim tropis dan sedang. Mengembangbiakkan lalat tentara hitam merupakan cara yang efisien untuk mengolah limbah organik, dimana larva tentara hitam yang mengonsumsi limbah organik kemudian diproses menjadi pakan ternak yang kaya akan protein dan lemak.

Kami ingin menguji coba apakah larva lalat tentara hitam merupakan alternatif yang efektif bagi pakan bebek dengan membandingkan tiga jenis pakan, yaitu:

  1. Campuran konsentrat dan kulit padi (pakan yang digunakan saat ini);

  2. Campuran kulit padi dan larva lalat tentara hitam; dan

  3. Campuran ampas sayur dan larva lalat tentara hitam.

Apa yang ingin kami ukur: 

Mitra kami, Black Soldier Fly Farm Bali akan mengembangbiakkan lalat tentara hitam dan memberi makan bebek-bebek selama 20 hari, waktu standar yang dibutuhkan bagi bebek pedaging untuk tumbuh dewasa dan siap untuk dijual. Untuk setiap kelompok, kami akan mengisolasi 10 bebek dan memberi makan secara eksklusif hanya dengan satu jenis pakan. Made Kusuma dari Black Soldier Fly Farm Bali akan mengukur indikator berikut untuk setiap kelompok setelah 20 hari:

  • Berat dari setiap bebek;

  • Harga dari tiga jenis pakan; dan

  • Harga jual dari setiap bebek ketika telah mencapai usia dewasa.

Siapa yang sedang kami bantu: 

Kami bekerjasama dengan Black Soldier Fly Farm Bali untuk menguji coba larva lalat tentara hitam sebagai sumber alternatif untuk pakan bebek. Jika larva lalat tentara hitam terbukti memiliki kandungan nutrisi yang sebanding dengan pakan saat ini, maka peternak bebek di Bali dapat menghemat biaya dengan membeli pakan yang diproduksi secara lokal dan tidak rentan terhadap fluktuasi harga.

 

Jangka Waktu Proyek: 
Tiga bulan
Lokasi :
Kontribusi Mitra Lokal: 

Kontribusi non-finansial: mitra kami, Made Kusuma, akan mendonasikan waktunya untuk membangun sangkar lalat tentara hitam, mengembangbiakkan lalat tentara hitam, memberi makan bebek-bebek, dan mengumpulkan data.

Biaya Proyek: 
Jenis BiayaDeskripsi BiayaJumlah Biaya
Teknologi & Implementasi Proyek
Biaya yang terkait dengan teknologi dan koordinasi proyek
30,298,018 IDR
Pemantauan & Evaluasi
Biaya yang terkait dengan pengumpulan data, analisa, dan pelaporan
9,189,576 IDR
Biaya Administrasi
Biaya untuk mengirimkan pembayaran secara internasional, memproses donasi online (5%) dan kontribusi terhadap biaya operasional Kopernik (15%
8,187,869 IDR
Fluktuasi konversi mata uang dan biaya pengiriman dapat mengubah jumlah unit teknologi yang kami kirimkan untuk proyek ini

Terima kasih banyak dari Kopernik untuk 107 orang yang telah mendonasi sebanyak 58,503,629 IDR