Beraksi Bersama: Tanggap Darurat Gunung Agung
Senin, September 25, 2017 - 19:28

By Vanesha Manuturi
Digital Content Officer

Beraksi Bersama: Tanggap Darurat Gunung Agung

Berdasarkan data terbaru dari pemerintah, sampai dengan September 24 sore, sudah ada lebih dari 34.000 penduduk yang dievakuasi dari daerah dalam radius 12 kilometer sekitar Gunung Agung karena meningkatnya jumlah gempa-gempa kecil di sekitar gunung tersebut.

Dalam upaya komunitas untuk membantu kebutuhan pengungsi yang dinamis dan mendesak, kami telah memulai tahap baru dalam penggalangan dana, Tanggap Darurat Gunung Agung: Fase 3.

Di tahap ini, kami akan bekerja untuk membantu keluarga yang terdampak aktivitas volkanik Gunung Agung dalam dua minggu ke depan dengan menyalurkan selimut, tikar, popok, obat-obatan, saringan air Nazava, lampu tenaga surya, kompor, makanan dan banyak lagi.

Ini adalah upaya komunitas yang dikoordinasi oleh Kopernik, IDEP, Bumi Sehat, beserta Rio Helmi, Rucina Ballinger dan orang tua dari siswa-siswi Green School.

Dalam 72 jam terakhir, kami telah mengirim enam truk ke empat titik pengungsian di Kabupaten Karangasem, Bangli dan Buleleng. Kami telah mengirim barang-barang seperti selimut, tikar, popok, obat-obatan, saringan air, susu bayi, dan banyak jenis lainnya.

Sampai dengan 25 September pagi, sudah ada sekitar US$19.115,69 (sekitar IDR 254 juta) dana yang dikumpulkan dari donasi online dan langsung melalui Kopernik. Dana ini akan segera digunakan untuk membeli kebutuhan yang akan langsung disalurkan kepada pengungsi yang membutuhkan.

Lebih dari 50 anggota masyarakat sekitar juga telah menyumbang peralatan dan kebutuhan darurat yang dikumpulkan di kantor Kopernik sampai dengan hari Minggu kemarin. Barang-barang yang disumbang merupakan makanan, selimut, popok bayi, dan pembalut wanita, dan juga berbagai peralatan mandi yang sudah dikirim ke titik pengungsian. Kopernik akan terus menerima dan mendistribusikan sumbangan yang akan kami terima.